Koleksi Terbaru

Judul: Time out dalam parenting: Mengasuh anak itu mudah dan menyenangkan Pengarang: Dr. Zulaehah Hi

Time out dalam parenting

Hilis | Jumat, 24 Februari 2017 - 15:08:16 WIB | be reader: 33 reader

Time out atau istilah Elizabeth Pantley cooling off adalah cara untuk mengendalikan kemarahan dan menghentikan perilaku buruk anak dengan memberikannya kesempatan untuk menenangkan diri dan memikirkan kembali perbuatan yang dilakukannya. Time out ini dilakukan karena jika anak dalam kondisi marah, otak neokorteks (otal untuk berpikir) tidak akan bekerja, informasi yang masuk tidak akan diolah. Cara mengatasi anak yang marah atau mengamuk adalah membuatnya tenang terlebih dahulu. Time out yang dilakukan untuk menangani perilaku buruk dan mengendalikan marah akan berbeda. Time out untuk mengendalikan perilaku buruk dilakukan dengan memberikannya batasan waktu sesuai usia anak. Usia 2 tahun diberikan time out nya 1-2 menit, usia 2-12 tahun akan lebih lama lagi, 2 dikalikan usia anak. Sedangkan untuk mengendalikan marah yang berlebihan, time out yang dilakukan fokus untuk membantu anak relaks. Time out efektif untuk anak usia 2-12 tahun dan usia di bawah 2 tahun, lakukan dengan langkah E (Empati mendenganrkan) + N (notifikasi pembicaraan dan tindakan). Lakukan melalui sentuhan yang memenangkan disertai pengalihan, karena anak usia ini kemampuan berpikir dan komunikasinya masih terbatas. Lakukan time out di tempat yang menenangkan (kamar tidur, lorong, ruang tamu), terang dan tidak sempit (kamar mandi, gudang). Hindari tempat ramai seperti ruang televisi, ruang main, atau ruang yang terdapat orang lain. Time out, membuat anak lebih gembira, percaya diri dan baik dalam bersosialisasi. Pelaksanaannya melibatkan ikatan kasih sayang orang tua sehingga anak merasa nyaman dan mau bekerja sama saat time out.

Dalam buku ini dibahas pula time out di PAUD. Pelaksanaannya harus dengan kedekatan guru dan murid, memberi pemahaman, membuat peraturaran bersama misalkan waktu time out 5 menit dengan duduk di kursi time, atau dilakukan dengan mendekap anak apabila sulit dikendalikan, serta konsekuensi berupa pemberian reward atau pujian, dan lakukan simulasi sebelum penerapan time out.